Selasa, 31 Juli 2012

Pilkada DKI: Komunikasi Politik Dan Kampanye SARA

Lolosnya dua pihak, yakni Jokowi - Ahok dengan Foke (Fauzi Bowo) - Nara telah membawa sebuah dinamika baru dalam kampanye Cagub DKI 2012 - 2017. Kampanye-kampanye beraroma SARA banyak kita dengar mulai dari Masjid hingga kantor-kantor kelurahan. Inti dari kampanye SARA itu sederhana: meng-agregasikan kualitas manusia dengan berdasarkan pada agama yang dianutnya, yang berarti sama saja dengan melihat kualitas manusia dengan hanya berlandaskan pada atribut agama yang menempel pada orang yang bersangkutan.

Senin, 30 Juli 2012

Advokasi Hukuman Mati

Hukuman mati adalah salah satu bentuk hukuman tertua dalam sejarah manusia. Sejarah menunjukkan bahwa sejarah hukuman mati terhadap manusia berlangsung sejak munculnya tulisan (masa pra-sejarah) dan terus berlangsung hingga kini. Pelaksanaan hukuman mati dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari hukuman gantung hingga yang populer yaitu hukuman tembak. Pada abad ke-21 ini, pelaksanaan hukuman mati mulai diperdebatkan. Banyak pihak yang menghendaki agar hukuman mati ini dihapuskan karena melanggar HAM. Sedangkan beberapa pihak lainnya menghendaki agar hukuman ini tetap dilaksanakan sebagaimana waktu-waktu sebelumnya atau bahkan ditambah. Bagi penulis sendiri, hukuman mati layak untuk dipertahankan karena berbagai faktor alih-alih dihapuskan samasekali.

Minggu, 29 Juli 2012

Kepentingan Nasional Dan Hak Asasi Manusia

Sudah menjadi perdebatan sejak lama bahwa ada perbedaan cara pandang dalam menegakkan HAM. Satu kelompok melihat HAM adalah sebuah hal yang tidak dapat dinegosiasikan dan direduksi oleh faktor apapun. Pada kelompok lain melihat HAM adalah sebagai salah satu perangkat dalam kehidupan manusia yang otomatis dapat ternegosiasikan oleh hal-hal yang sifatnya lebih transenden seperti agama, budaya atau negara. Perbedaan cara pandang inilah yang menyebabkan hingga saat ini masih terdapat kontroversi mengenai landasan HAM global, yakni Universal Declaration Of Human Right (UDHR), dalam kaitannya dengan implementasinya di dunia yang mempunyai lingkungan, kultur dan agama yang berbeda-beda.

Rabu, 25 Juli 2012

Menjawab Artikel Dari Media Online VOA-Islam Atas Teori Konspirasi Iran - AS & Israel

Nama memang boleh sama-sama "VOA", tapi VOA yang ini bukan Voice Of America melainkan Voice Of Al-Islam. Media VOA Islam ini memang sudah lama saya perhatikan karena isi artikelnya yang lebih mirip opini subjektif yang penuh asumsi atau prasangka tanpa bukti riil ketimbang sebuah berita yang objektif. Media ini juga sangat provokatif, penggunaan kata-kata bermakna negatif terhadap kelompok sosial atau reliji tertentu dalam hampir setiap artikelnya. Terakhir kemarin yang saya baca adalah artikel mengenai hubungan antara rezim Syiah Iran dengan AS & Israel terkait dengan tragedi pembantaian di Suriah sekarang ini. (link berita: http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/07/18/19923/permusuhan-rezim-syiah-dengan-israel-hanyalah-drama-pengalihan-isu/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter ) yang menurut saya sebagai seorang lulusan Politik Internasional sangat jauh dari cara berpikir seorang akademisi Hubungan Internasional. Tulisan ini, dengan berdasarkan pada ilmu saya, tidak ada unsur keilmiahannya sama sekali. Si Pembicara yang juga merupaka sumber utama berita ini terlihat sangat miskin pemahaman kaedah-kaedah keilmuan dalam dinamika politik antar-bangsa.

Minggu, 22 Juli 2012

Mencerna Kembali Penentuan Bulan Puasa


Berpuasalah kamu karena melihat hilal dan bebukalah (idul fitri) karena melihat hilal pula. Jika bulan terhalang oleh awan terhadapmu, maka genapkanlah bilangan bulan Sya’ban tigapuluh hari” (HR Al Bukhari dan Muslim). Hadits tersebut (dan juga contoh Rasulullah Saw) sangat jelas memerintahkan penggunaan rukyat, hal itulah yang mendasari adanya pandangan bahwa metode hisab adalah suatu bid’ah yang tidak punya referensi pada Rasulullah Saw. Lalu, mengapa Muhammadiyah bersikukuh memakai metode hisab? Berikut adalah alasan-alasan yang dijabarkan dari makalah Prof. Dr. Syamsul Anwar, M.A. yang disampaikan dalam pengajian Ramadhan 1431.H PP Muhammadiyah di Kampus Terpadu UMY.

Sabtu, 21 Juli 2012

Ucapan Ramadhan & Lebaran Yang Sekedar Basa-Basi

Jika anda memiliki HP atau blackberry pasti anda pernah mendapatkan SMS "jarkom" (Jaringan Komunikasi) yang berisi ucapan Ramadhan atau ucapan meminta maaf (ucapan lebaran). Dulu pada awal popularitas handheld device ini mungkin kita masih memaklumi SMS semacam ini, namun entah lama kelamaan ucapan selamat semacam ini terkesan hanya formalitas basa basi kepada orang yang kita tuju. Ucapan lebaran & puasa semacam itu (saya menyebutkan dengan ucapan copy paste, send to many, forwarded) seakan-akan tidak melihat manusia sebagai makhluk yang unik dengan pengalaman dan interaksi yang unik pula dengan kita. Kita menyamaratakan semua manusia seperti mesin dengan mengirimkan sms berisi sama persis dengan fitur send to many (untuk HP lama) atau copy paste (untuk HP yang lebih modern).

Jumat, 20 Juli 2012

Jokowi Vs Fauzi Bowo

Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan dilaksanakan dengan Jokowi (Joko Widodo) dan Fauzi Bowo sebagai "petarung"nya. Kedua cagub ini sudah lolos dari pilkada putaran pertama yang dilakukan 11 Juli silam dengan perbedaan suara yang tidak terlalu signifikan. Sebagai warga Jakarta, saya sendiri cenderung memilih Jokowi dengan berbagai alasan logis, bukan berasal dari rasa romantisme semata atau sentimen SARA yang sudah ketinggalan zaman. Bagi pembaca yang masih ragu memilih siapa atau yang masih yakin dengan kepemimpinan Fauzi Bowo ada baiknya anda membaca tulisan ini untuk mencerahkan pikiran dan membuka wawasan anda karena disini akan penulis jabarkan mengenai keberhasilan Jokowi dalam memimpin Solo dan sekaligus keberhasilan (yang ternyata terbukti bohong) Fauzi Bowo saat memimpin Jakarta 1 periode sebelumnya.

Selasa, 10 Juli 2012

Alasan Kenapa Tidak Memilih Foke Kembali & Kelemahan Cagub Independen

Pilkada DKI Jakarta guna memilih gubernur baru tinggal beberapa Jam lagi. Sebelumnya saya sudah kerap kali kultwit mengenai cagub-cagub yang akan berlaga dalam pilkada akbar ini. Kali ini saya membahas tentang cagub Independen yang seringkali didengungkan sebagai cagub paling "bersih". Dan berikut adalah isi-isi tweet saya @ajieadnan

Rabu, 04 Juli 2012

Kereta Api Dan Repotnya Jadi Rakyat Kecil

Pada saat siang hari
Dua hari belakangan ini, yaitu Minggu 1 Juli dan Selasa 3 Juli hidup saya banyak diwarnai dengan berdesak-desakkan di St. Pasar Senen. Berdesakan hanya mendapatkan 6 buah lembar tiket kereta menuju Surabaya dan pulang kembali ke Jakarta untuk liburan pasca lebaran bulan Agustus nanti. Pada hari Minggu itu saya mengantri sendirian dari pukul 3 pagi hingga akhirnya tiket bisa saya dapatkan pukul 14.10 siang hari dengan total lama antrian sekitar 11,5 jam. Pada hari Selasa kemarin, kawan saya mengantri dari pukul 15.00 sore sebelum akhirnya mendapat tiket pada pukul 21.00 malam (saya menggantikannya mengantri hanya sekitar 1 jam).

Senin, 02 Juli 2012

Paradigma Ngawur Tentang Kritik

Perlu kita akui bersama bahwa Indonesia adalah sebuah negara muda yang masih dalam proses pendewasaan diri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam suasana yang egaliter dan demokratis. Sebelumnya, Indonesia adalah sebuah bangsa primordial yang menjunjung tinggi nilai-nilai feodalisme yang ketat. Karakteristik feodalisme itu salah satu nya adalah anti-kritik, dimana seorang pemimpin, tetua atau orang yang dianggap lebih tua/lebih mulia adalah selalu benar dan bawahan/yang lebih muda selalu salah, sehingga tidak dibenarkan untuk mengeluarkan kritik. Dalam masyarakat feodal seperti Indonesia, kritik seringkali diterjemahkan sebagai penghinaan, meremehkan, kurang ajar, tidak menghormati dan simbol ketidaksukaan.